Rabu, 04 Agustus 2010

Artikel Seni


Pengertian Seni Secara Umum dan Sejarahnya
Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kabarnya kata seni berasal dari kata "SANI" yang kurang lebih artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Mungkin saya memaknainya dengan keberangkatan orang/ seniaman saat akan membuat karya seni, namun menurut kajian ilimu di eropa mengatakan "ART" (artivisial) yang artinya kurang lebih adalah barang/ atau karya dari sebuah kegiatan. Namun kita tidaka usah mempersoalkan makna ini, karena kenyataannya kalu kita memperdebatkan makna yang seperti ini akan semakain memperkeruh suasana kesenian, biarlah orang memilih yang mana terserah mereka.
Berdasarkan penelitian para ahli menyatakan seni/karya seni sudah ada + sejak 60.000 tahun yang lampau. Bukti ini terdapat pada dinding-dinding gua di Prancis Selatan. Buktinya berupa lukisan yang berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba. Artefak/bukti ini mengingatkan kita pada lukisan moderen yang penuh ekspresi. Hal ini dapat kita lihat dari kebebaan mengubah bentuk. Satu hal yang membedakan antara karya seni manusia Purba dengan manusia Moderen adalah terletak pada tujuan penciptaannya. Kalau manusia purba membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya adalah semat-mata hanya untuk kepentingan Sosioreligi, atau manusia purba adalah figure yang masih terkungkung oleh kekuatan-kekuatan di sekitarnya. Sedangkan manusia moderen membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya digunakan untuk kepuasan pribadinya dan menggambarkan kondisi lingkungannya "mungkin". Dengan kata lain manusia moderen adalah figure yang ingin menemukan hal-hal yang baru dan mempunyai cakrawala berfikir yang lebih luas. Semua bentuk kesenian paa jaman dahulu selalu ditandai dengan kesadaran magis; karena memang demikian awal kebudayaan manusia. Dari kehidupan yang sederhana yang memuja alam sampai pada kesadaran terhadap keberadaan alam
Pada awalnya seni diciptakan untuk kepentingan bersama/milik bersama.karya- karya seni yang ditinggalkan pada masa pra-sejarah digua-gua tidak pernah menunjukan identitas pembuatnya. Demikian pula peninggalan-peninggalan dari masa lalu seperti bangunan atau artefak di mesir kuno, Byzantium, Romawi, India, atau bahkan di Indonesia sendiri. Kalupun toh ada penjelasan tertentu pada artefak tersebut hanya penjelasan yang menyatakan benda/bangunan tersebut di buat untuk siapa". Ini pun hanya ada pada setelah jaman, katanya para ahli arkiologi sich saya sendiri tidak tahu pasti. Kita bisa menyimpulkan kesenian pada jaman sebelum moderen kesenian tidak beraspek individulistis.
Sejak kapan fungsi individulistis dari seni mulai tampak ?, katanya para sejarawan lagi, beliau-beliau mengatakan sejak seni memasuki jaman moderen. Kenapa ini bisa terjadi ? (ini kata saya sedikit mengutip kata-kata para ahli yang terdahulu). Karena mengikuti pola berfikir manusia yang maunya mencari kebaruan dan membuat perubahan (entah baik atau buruk).
Begini ceritanya :Dalam sejarah seni terjadi banyak pergeseran. Sejak renaisans atau bahkan sebelumnya , basis-basis ritual dan kultis dari karya seni mulai terancam akibat sekularisasi masyarakat. Situasi keterancaman itu mendorong seni akhirnya mulai mencari otonomi dan mulai bangkit pemujaan sekular atas keindahan itu sendiri. Dengan kata lain fungsi seni menjadi media ekspresi, dan setiap kegiatan bersenian adalah berupa kegiatan ekspresi kreatif, dan setiap karya seni merupakan bentuk yang baru, yang unik dan orisinil. Karena sifatnya yang bebas dan orisinal akhirnya posisi karya seni menjadi individualistis.
Seni pada perkembangannya di jaman moderen mengalami perubahan atau pembagian yakni seni murni atau seni terapan/ seni dan desain yang lebih jauh lagi seni dan desain oleh seorang tokoh pemikir kesenian yang oleh orang tuanya di beri nama Theodor Adorno di beri nama "Seni Tinggi" untuk Seni Murni dan "Seni Rendah" untuk Seni Terapan atau Desain. Karena menurutnya dalam seni tinggi seorang seniman tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal (kebutuhan pasar/bertujuan komersial) dalam menciptakan sebuah karya seni/murni ekspresi, sedangkan seni rupa rendah adalah seni yang dalam penciptaannya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. Adorno menganggap seni harus berbeda harus berbeda dengan benda lain (barang); ia harus mempunyai "sesuatu". Sesuatu itu tidak sekedar menjadi sebuah komoditas. Karena sebuah karya atau benda yang sebagai komoditas akan menghancurkan semangat sosial, pola produksi barang yang menjadi komoditas adalah pola yang ditentukan dari atas oleh seorang produsen.
Terakhir kita menuju pada jaman Post-moderen/Kontemporer. Di jaman Kontemporer ini bentuk kesenian lebih banyak perubahannya baik secara kebendaan atau kajian estetiknya, yang lebih dahsyat lagi landasan logikanya. Mungkin disini saya akan memberi sedikit ilustrasi :
Di era Kontemporer ini aturan-aturan yang telah ada seolah-olah dihancurkan, yang dulunya karya seni itu harus menyenangkan, sekarang malah bisa sebaliknya. Yang dulunya karya seni itu setidaknya masih mempertimabangkan etika sosial, etika agama atau etika-etika yang lain, namun sekarang mungkin kesemuanya itu bisa jadi hanya sebagai aturan usang. Radikal,.ya..???. itu hanya kelihatannya ????.
Kondisi ini terjadi karena seniman sudah pada titik jenuh dan marah "mungkin". Marah atau jenuh pada siapa :1. Pada lingkungannya atau pada sesutau yang telah ada2. Atau para seniman marah dan muak pada perlakuan pasar kapitalismeyang menurutnya terlalu radikal terhadap karya seni. Yang sedikit-sedikit karya seni itu dinilai dengan nominal. Padahal karya seni itu sebelum dinilai adalah "nol". Selebihnya adalah makna, ide, representasi, rekreasi, acuan etik, dokumentasi "politik" dan "sejarah", perlawanan, luka, kekecawaan, paradigma, atau sekedar main-main belaka, dll (ini katanya Adi Wicaksono yang sepertinya seorang kritikus seni yang dari Jogya itu..Lho..!!!!). 3. Atau para seniman marah pada kritikus yang dalam kritiknya memberikan pemaknaan yang terlalu sembrono sehingga esensi pesan dari karyanya menjadi tidak-karuan.
Di era kontemporer ini juga banyak lahir bentuk seni yang baru semisal:
1. Klik Art : yang dalam pembuatannya seseorang tidak harus membuatnya dengan Hand Made (melukisnya sendiri). Dalam Klik Art ini siapa saja bisa membuat lukisan dengan memanfaatkan gambar yang ada atau lukisan orang lain yang mungkin di rubah atau ditambahi bahkan dikurangi. Tapi perlu di ingat dalam klik art ini kamu harus bisa mengoperasikan komputer dan progaram- progaramnya yang di gunakan dalam kegiatan ini, misalnya: Corel Draw, Photosop, atau yang lainnya, begitu.
2. Net Art : adalah bentuk seni yang mana dalam pamerannya dilakukan diruang maya (Internet), di net art ini kamu bisa mengubah gambarnya juga lho, atau mengurangi dan menambahi, atau mungkin kamu mangganti ini sial pembuatnya dengan namamu itu sah-sah saja tidak ada yang melarang kok. Namun perlu di ingat walaupun kamu merubah atau mengganti inisial pencipta pada karya net art ini sipembuat akan semakain bangga karena ia merasa menang dan puas karena karyanya ternyata interaktif dan lebih parah lagi kamu sudah masuk perangkap permainan sang pembuat. Satu lagi yang terkenal bukan kamu namun si pemilik situs dimana karya itu di muat,...tahu nggak ////// kapok kon salah' e dewe. Tapi asik kok coba saja.
3. Vidio Art/vidio instalasi : vidio art ini tidak beda dengan seni instalasi yang mana dalam aktulisasinya si seniman memanfatkan teknologi telvisi yang terkoneksi dengan vidio, atau komputer, jadi pesan yang ingin di sampaikan si kreator itu di serahkan pada seonggok mesin, tapi kadang si kreator juga menyertakan tubuhnya atau tubuh orang lain, yang sepertinya kita melihat itu mirip seni pertunjukan, namun ini bukan seni pertunjukan lho, karena masih ada unsure rupa-nya, namun juga bukan seni rupa lho karana dalam vidio art ini unsure gerak, bunyi, dan sastra juga di pakai. Dan banyak bentuk seni-seni yang lain saja sedikit lupa dan sudah capek menyebutkan satu-persatu, tapi mungkin dari kalian sudah ada yang tahu bahkan lebih tahu dari say,...he.he..he..e..ee..eeeh.ehhhh.. ehhhk..grokhg. !!!!!!!. huwek cuihhhhhhh. ( Sori ya sedikit agak kopros soale aku wis bosen ngetik)
Yang jelas pada jaman kontemporer ini sekat antara cabang-cabang seni berusaha dihilangkan atau bahkan sudah hancur, maksudnya sekat antara cabang seni itu adalah:...., yang dulunya ada seni rupa sendiri, lantas seni tari, seni musik, atau mungkin seni-seni yang bau itu Lho !! Yang ada adalah hanya kata dan bentuk kesenian yang mempunyai hasil atau artefak yang bisa dinikmati, diapresiasi, diinterprestasi, diperjual belikan atau kalau menurut kamu jelek bisa di caci maki..bebaslah yang penting tidak sampai menyinggung perasaan yang membuat, karena apa nanti kamu bisa-bisa di caci maki ganti, atau lebih parah kamu bisa di-kaplok.

1.Seni rupa
Nah sekarang pembahasan berikutnya adalah tentang seni rupa,  pertama saya akan menjelaskan pengertian seni rupa seni Rupa adalah bagian dari aktivitas manusia yang turut menandakan kehadiran sebuah era kebudayaan.
Dalam periodisasinya , kita mengenal istilah , tradisional dan modern.
Kontemporer adalah bagian dari konsep seni rupa modern.
Secara umum ,
untuk lebih jelasnya mari kita pelajari fase2 yang anda tanyakan bisa disimpulkan seperti ini .

>Seni Rupa tradisional .
Konsep penciptaan seni ini selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas pada sebuah Budaya , itu bisa berupa aktivitas religius , aktivitas seremonial atau juga simbol2 yang menjadi bagian utuh dari kativitas tersebut .
Contoh :
Untuk Seni Rupa yang bisa kita cermati adalah : Wayang kulit , golek , wayang beber , Ornamen pada rumah2 tradisional di tiap daerah , Batik dan banyak lainnya .

>Seni Rupa Modern
Aktivitas Seni Rupa Modern terlepas dari pakem2 yang aku sebutkan diatas , sekalipun konsep penciptaan seorang seniman tetap berbasis pada sebuah filosofi , tetapi jangkauan penjabaran visualisasinya sangat tidak terbatas.
Dia bisa hadir dengan berbagai media dan juga terobosan terhadap pengkotak kotakan genre seni seperti yang banyak kita kenal sekarang .
Contohnya :
Untuk Lukisan :
Simak karya pelopor seni rupa Indonesia mulai dari Raden Saleh dan Persagi .
Seniman2 Muda Indonesia seperti , Tisna Sanjaya . Ivan Sagita , Dede Eri Supria . Thamrin Sinuraya dan banyak lainnya .

>Untuk Seni Rupa kontemporer ,
Kontemporer adalah sebuah konsep seni rupa yang sesungguhnya adalah bagian dari konsep modernisme sebuah aktivitas seni rupa yang kita kenal sekarang.
Seni Rupa kontemporer tidak lagi terikat pada pengertian cabang2 dalam seni rupa seperti , grafis , lukis , patung dsb.
Tampilan mereka seringkali menggabungkan semua unsur Seni Rupa dalam sebuah Frame kesenian .
Contoh :
Karya2 Hapening Art , karya2 Christo dan berbagai karya enviromental Art .


Sedikit uraian , semoga dapat membantu.
Sumber : http://endonesa.net/ email : Sawir@endonesa.net dan sumberlainnya

Senin, 02 Agustus 2010

Adat pernikahan PALEMBANG

Sebagai masyarakat sumatra selatan, mungkin saya tidak banyak tautentang adat-adat yang ada di sumatra selatan, seperti misalnya adat pernikahan palembang ini, agar kita lebih mengenal budaya kita sendiri dan jangan sampai di klaim oleh negara lain mari kita simak adat pernikahan palembang di blog saya yang sederhana ini.


Adat perkawinan Palembang adalah suatu pranata yang dilaksanakan berdasarkan budaya dan aturan Palembang. Melihat adat perkawinan Palembang, jelas terlihat bahwa busana dan ritual adatnya mewariskan keagungan serta kejayaan raja-raja dinasti Sriwijaya yang mengalaimi keemasan berpengaruh di Semananjung Melayu berabad silam. Pada zaman kesultanan Palembang berdiri sekitar  abad 16 lama berselang setelah runtuhnya dinasti Sriwijaya, dan pasca Kesultanan pada dasarnya perkawinan ditentukan oleh keluarga besar dengan pertimbangan bobot, bibit dan bebet.
Pada masa sekarang ini perkawinan banyak ditentukan oleh kedua pasang calon mempelai pengantin itu sendiri. Untuk memperkaya pemahaman dan persiapan pernikahan, berikut ini uraian tata cara dan pranata yang berkaitan dengan perkawinan Palembang.

Milih Calon
Calon dapat diajukan oleh si anak yang akan dikawinkan, dapat juga diajukan oleh orang tuannya. Bila dicalonkan oleh orang tua, maka mereka akan menginventariskan dulu siapa-siapa yang akan dicalonkan, anak siapa dan keturunan dari keluarga siapa.

Madik
Madik Berasal dari kata bahasa Jawa Kawi yang berarti  mendekat atau pendekatan. Madik adalah suatu proses penyelidikan atas seorang gadis yang dilakukan oleh utusan pihak keluarga pria.Tujuannya untuk perkenalan, mengetahui asal usul serta silsilahkeluarga masing-masing serta melihat apakah gadis tersebut belum ada yang meminang.

Menyengguk
Menyengguk atau sengguk berasal dari bahasa Jawa kuno yang artinya memasang "pagar" agar gadis yang dituju tidak diganggu oleh sengguk (sebangsa musang, sebagai kiasan tidak diganggu perjaka lain). Menyengguk dilakukan apabila prosesMadikberhasil dengan baik, untuk menunjukkan keseriusan, keluarga besar pria mengirimkan utusan resmi kepada keluarga si gadis.Utusan tersebut membawa tenong atau sangkek terbuat dari anyaman bambu berbentuk bulat atau segi empat berbungkus kain batik bersulam emas berisi makanan, dapat juga berupa telor, terigu, mentega, dan sebagainya sesuai keadaan keluarga si gadis.
Ngebet
Bila proses sengguk telah mencapai sasaran, maka kembali keluarga dari pihak pria berkunjung dengan membawa tenong sebanyak 3 buah, masing-masing berisi terigu, gula pasir dan telur itik. Pertemuan ini sebagai tanda bahwa kedua belah pihak keluarga telah "nemuke kato" serta sepakat bahwa gadis telah 'diikat' oleh pihak pria. sebagai tanda ikatan, utusan pria memberikan bingkisan pada pihak wanita berupa kain, bahan busana, ataupun benda berharga berupa sebentuk cincin, kalung, atau gelang tangan.
Berasan
Berasal dari bahasa Melayu artinya bermusyawarah, yaitu bermusyawarah untuk menyatukan dua keluarga menjadi satu keluarga besar. Pertemuan antara dua pihak keluarga ini dimaksudkan untuk menentukan apa yang diminta oleh pihak si gadis dan apa yang akan diberikan oleh pihak pria. Pada kesempatan itu, si gadis berkesempatan diperkenalkan kepada pihak keluarga pria. Biasanya suasana berasan ini penuh dengan pantun dan basa basi. Setelah jamuan makan, kedua belah pihak keluarga telah bersepakat tentang segala persyaratan perkawinan baik tata cara adat maupun tata cara agama Islam. Pada kesempatan itu pula ditetapkankapan hari berlangsungnya acara "mutuske kato". Dalam tradisi adat Palembang dikenal beberapa persyaratan dan tata cara pelaksanaan perkawinan yang harus disepakati oleh kedua belah pihak keluarga, baik secara syariat agama Islam, maupun menurut adat istiadat. Menurut syariat agama Islam, kedua belah pihak sepakat tentang jumlah mahar atau mas kawin, Sementara menurut adat istiadat, kedua pihak akan menyepakati adat apa yang akan dilaksanakan, apakah adat Berangkat Tigo Turun, adat Berangkat duo Penyeneng, adat Berangkat Adat Mudo, adat Tebas, ataukah adat Buntel Kadut, dimana masing-masing memiliki perlengkapan dan persyaratan tersendiri.

Mutuske Kato
Acara ini bertujuan kedua pihak keluarga membuat keputusan dalam hal yang berkaitan dengan:"hari ngantarke belanjo" hari pernikahan, saat Munggah, Nyemputi dan Nganter Penganten, Ngalie Turon, Becacap atau Mandi Simburan dan Beratib. Untuk menentukan hari pernikahandan acara Munggah, lazim dipilih bulan-bulan Islam yang dipercaya memberi barokah bagi kedua mempelai kelak yakni bulan Robiul Awal, Robiul Akhir, Jumadilawal, Jumadilakhir. Bulan-bulan tersebut konon dipercayah bahwa bulan purnama sedang cantik-cantiknya menyinari bumi sehingga cahayanya akan menjadi penerang kehidupan bagi kedua mempelai secerah purnama. Saat 'mutuske kato' rombongan keluarga pria mendatangi kediaman pihak wanita dimana pada saat itu pihak pria membawa 7 tenong
yang antara lain berisi gula pasir, terigu, telur itik, pisang dan buah-buahan. Selain membuat keputusan tersebut, pihak pria juga memberikan (menyerahkan) persyaratan adat yang telah disepakati saat acara berasan. sebagai contohnya, bila sepakat persyaratan adat Duo Penyeneng, maka pihak pria pada saat mutoske kato menyerahkan pada pihak gadis dua lembar kemben tretes mider, dua lembar baju kurung angkinan dan dua lembar sewet songket cukitan. Berakhirnya acara mutuske kato ditutup dengan doa keselamatan dan permohonan pada Allah SWT agar pelaksanaan perkawinan berjalan lancar. Disusul acara sujud calon pengantin wanita pada calon mertua, dimana calon mertua memberikan emas pada calon mempelai wanita sebagai tanda kasihnya. Menjelang pulang 7 tenong pihak pria ditukar oleh pihak wanita dengan isian jajanan khas Palembang untuk dibawa pulang.

Nganterke Belanjo
Prosesi nganterke belanjo biasanya dilakukan sebulan atau setengah bulan bahkan beberapa hari sebelum acara Munggah. Prosesi ini lebih banyak dilakukan oleh kaum wanita, sedangkan kaum pria hanya mengiringi saja. Uang belanja (duit belanjo) dimasukan dalam ponjen warna kuning dengan atribut pengiringnya berbentuk manggis. Hantaran dari pihak calon mempelai pria ini juga dilengkapi dengan nampan-nampan paling sedikit 12 buah berisi aneka keperluan pesta, antara lain berupa terigu, gula, buah-buahan kaleng,  hingga kue-kue dan jajanan. Lebih dari itu diantar pula'enjukan' atau permintaan yang telah ditetapkan saat mutuske kato, yakni berupa salah satu syarat adat pelaksanaan perkawinan sesuai kesepakatan. Bentuk gegawaan yang juga disebut masyarakat Palembang 'adat ngelamar' dari pihak pria (sesuai dengan kesepakatan) kepada pihak wanita berupa sebuah ponjen warna kuning berisi duit belanjo yang dilentakan dalam nampan, sebuah ponjen warna kuning berukuran lebih kecil berisi uang pengiring duit belanjo, 14 ponjen warna kuning kecil diisi koin-koin logam sebagai pengiring duit belanjo, selembar selendang songket, baju kurung songket, sebuah ponjen warna kuning berisi uang'timbang pengantin' 12 nampan berisi aneka macam barang keperluan pesta, serta kembang setandan yang ditutup kain sulam berenda.

Persiapan Menjelang Akad Nikah
Ada beberapa ritual yang biasanya dilakukan terhadap calon pengantin wanita yang biasanya dipercaya berkhasiat untuk kesehatan kecantikan, yaitu betangas. Betangas adalah mandi uap, kemudian Bebedak setelah betangas, dan berpacar (berinai) yang diberikan pada seluruh kuku kaki dan tangan dan juga telapak tangan dan kaki yang disebut pelipit.

Upacara Akad Nikah
Menyatukan sepasang kekasih menjadi suami istri untuk memasuki kehidupan berumahtangga. Upacara ini dilakukan dirumah calon pengantin pria, seandainya dilakukan dirumah calon pengantin wanita, maka dikatakan 'kawin numpang'. Akan tetapi sesuai dengan perkembangan masa, kini upacara akad nikah berlangsung dikediaman mempelai wanita. Sesuai tradisi bila akad nikah sebelum acara Muggah, maka utusan pihak wanita terlebih dahulu ngantarke keris ke kediaman pihak pria.

Ngocek Bawang
Ngocek Bawang diistilahkan untuk melakukan persiapan awal dalam menghadapi hari munggah. Pemasangan tapup, persiapan bumbu-bumbu masak dan lain sebagainya disiapkan pada hari ini. Ngocek bawang kecik ini dilakukan dua hari sebelum acara munggah.
Selanjutnya pada esok harinya sehari sebelum munggah, dilakukan acara ngocek bawang besak. Seluruh persiapan berat dan perapian segala persiapan yang belum selesai dikerjakan pada waktu ini. Daging, ayam dan lain sebagainya disiapkan saat munggah, mengundang (ngulemi) ke rumah besannya, dan si pihak yang di ulemi pada masa ngocek bawang wajib datang, biasannya pada masa ini diutus dua orang yaitu wanita dan pria.

Munggah
Prosesi ini merupakan puncak rangkaian acara perkawinan adat Palembang. Hari munggah biasanya ditetapkan hari libur diantara sesudah hari raya Idul Fitri & Idul Adha. Pada pagi hari sebelum acara, dari pihak mempelai wanita datang ke pihak laki-laki (ngulemi) dengan mengutus satu pasang lelaki & wanita.
Selain melibatkan banyak pihak keluarga kedua mempelai, juga dihadiri para tamu undangan. Munggah bermakna agar kedua pengantin menjalani hidup berumah tangga selalu seimbang atau timbang rasa, serasi dan damai. Pelaksanaan Munggah dilakukan dirumah kediaman keluarga pengantin wanita. Sebelum prosesi Munggah dimulai terlebih dahulu dibentuk formasi dari rombongan pria yang akan menuju kerumah kediaman keluarga pengantin wanita. Sebelum prosesi Munggah dimulai terlebih dahulu dibentuk formasi yang akan berangkat menuju rumah pengatin wanita. Formasi itu adalah :
  • Kumpulan (grup) Rudat dan Kuntau
  • Pengatin Pria diapit oleh kedua orang tua, dua orang pembawa tombak, seorang pembawa payung pengantin, didampingi juru bicara, pembawa bunga langsih dan pembawa ponjen adat serta pembawa hiasan adat dan gegawan.

Nyanjoi
Nyanjoi dilakukan disaat malam sesudah munggah dan sesudah nyemputi. Biasannya nyanjoi dilakukan dua kali, yaitu malam pertama yang datang nyanjoi rombongan muda-mudi, malam kedua orang tua-tua. Demikian juga pada masa sesudah nyemputi oleh pihak besan lelaki.

Nyemputi
Dua hari sesudah munggah biasannya dilakukan acara nyemputi. Pihak pengantin lelaki datang dengan rombongan menjemputi pengantin untuk berkunjung ketempat mereka, sedangkan dari pihak wanita sudah siap rombongan untuk nganter ke pengantin. Pada masa nyemputi penganten ini di rumah pengantin lelaki sudah disiapkanacara keramaian (perayaan). Perayaan yang dilakukan untuk wanita-wanita pengantin ini baru dilakukan pada tahun 1960-an, sedangkan sebelumnya tidak ada.

Ngater Penganten
Pada masa nganter penganten oleh pihak besan lelaki ini, di rumah besan wanita sudah disiapkan acara mandi simburan. Mandi simburan ini dilakukan untuk menyambut malam perkenalan antara pengantin lelaki dengan pengantin wanita. Malam perkenalan ini merupakan selesainya tugas dari tunggu jeru yaitu wanita yang ditugaskan untuk mengatur dan memberikan petunjuk cara melaksanakan acara demi acara disaat pelaksanaan perkawinan. Wanita tunggu jeru ini dapat berfunsi sebagai penanggal atau penjaga keselamatan berlangsungnya selauruh acara perkawinan yang kemungkinan akan ada gangguan dari orang yang tak senang.

Dalam upacara perkawinan adat Palembang, peran kaum wanita sangat domonan, karena hampirseluruh kegiatan acara demi acara diatur dan dilaksanakan oleh mereka. Pihak lelaki hanya menyiapkan "ponjen uang". Acara yang dilaksanakan oleh pihak lelaki hanya cara perkawinan dan acara beratib yaitu acara syukuran disaat seluruh upacara perkawinan sudah diselesaikan.

Sumber : Mahligai “Inspirasi Pernikahan Adat Palembang”, Edisi ke-5 2007

Minggu, 01 Agustus 2010

Si Buruk rupa


Sinopsis Cerita


Kecantikan kedudukan, dan asal usul tidak menjamin seseorang dapat menjamin seorang dapat meraih segalanya dengan mudah.
Para putri raja yang memiliki kecantikan yang luar biasa, kedudukan yang terhormat, harta melimpah berdatangan dari berbagai penjuru negeri untuk menarik siimpati pangeran tampan putra prabu jayengrana, naming tak ada satupun dari mereka yang dapat menggetarkan hati pangeran respatih, putra sang prabu dari pulau jawa itu. Bahkan pangeran memilih jalan untuk mengembara.\
Tindakan pangeran mengundang murkah sang prabu. Dengan kesaktiannya prabu jayengrana menendang putra semata wayang nya ke hutan belantara. Diirinngi rasa sakit atas perlakuan ayahandanya serta kutukan yang membuatnya buruk rupa, pangeran respati memulai pengembaraannya dengan tekad mendapatkan seorang gadis yang bersedia menerima keadaan dirinya dengan ikhlas.  Apakah pangeran buruk rupa berhasil mendapatkan wanita impiannya? Apakah setiap wanita memandang keddudukan dan ketampanannya saja?
Ayo kita ikuti perjalanan pangeran buruk rupa dalam mengembara untuk mendapatkan wanita impiannya dalam pementasan drama ini.


BABAK I


Prabu                             : Putraku pangeran respatih…! Mengapa kau selalu menolak setiap kali akan ayah kenalkan dengan dengan para putri yang datang kemari? Mereka sangat cantik dan kaya raya yang mana harta mereka tidak akan habis di makan hingga tujuh keturunan.

Pangeran                        : Maafkan ananda ayah … ananda masih ingin senndiri dan bbelum siap menikah… ( jawab pangeran respatih sambil menghaturkan sembah)

Prabu                             : Pangeran!!! Saat ini engkau sudah menjadi lelaki dewasa dan sudah saatnya engkau menjalin rumah tangga dan lagipula uumur ayahmu ini tidak lama lagi akan di panggil oleh yang maha kuasa.

Pangeran                        : Ananda mohon agar ayahanda bersabar…!

Prabu                             : Tetapi sampai kapan ?

Pangeran                        (terdiam kaku)

Prabu                             : Atau mungkin engkau sudah memiliki calon istri dari kalangan rakyat biasa ?
Pangeran                        : Tidak ayahanda, tidak sama sekali.

Prabu                             : lalu apa yang engkau inginkan ?

Pangeran                        : Ampuni ananda! Ananda ingin berkelana kenegeri seberang untuk menambah ilmu dan pengalaman!

Prabu                             : Apa? Rupanya kamu hanya ingin membuang-buang waktumu saja…!

Pangeran                        : tidak ayah…! Tidak akan ada waktu yang terbuang percuma. Jika kita menjjalaninya dengan dengan hal yang bermanfaat.

Prabu                             : (Terdiam ) jadi keiinginan mu sudah bulat…! Kau tetap memilih untuk meninggalkan istana ini daripada ayah jodohkan dengan putri-putri cantik itu.

Pangeran                        : Benar ayahanda!

Prabu                             : Kamu tidak menyesal dengan keputusanmu itu?

Pangeran                        : tidak ayahanda…!

Prabu                             : Ternyata kamu sangat keraskepala…!

Pangeran                        : Ampuni ananda ayah,… ananda tidak bermaksud untuk kurang sopan dan selalu membantah ayahanda (Sambil Bersujud)

Prabu                             : Sekarang begini saja, ayah memberikan pilihan untuk mu, segera menikah atau ayah usir dari istana ini ? ( sambil mengangkat jari telunjuknya)

Pangeran                        : ( terkejut ) benarkah apa yang ayahanda ucapkan…? Ayahanda akan mengusirku jika aku tidak bersedia untuk menikah dalam waktu dekat ini ?

Prabu                             : jawab respatih…!

Pangeran                        : ( Merenung sejenak )ampuni, ampuni ananda ayahanda. Ananda tidak dapat memutuskan ( Sambil gemetar )
Prabu                             : kau yang sangat k banggakan ternyata,…!!! Kau tak mempunyai pendirian, jiwamu kerdil dan fikiranmu picik ! sungguh memalukan! ( Sambil  berkecak pinggang )

Pangeran                        : maafkan ananda ayah… tapi jujur ananda belum siap untuk menikah!!! ( menunduk)

Prabu                             : Ayah sudah mengerti maksud jawaban mu,,, untuk itu segera angkat kakii dari istana ini cepat….!!! Jangan sampai ayahmu ini mmengusir dengan cara kekerasan.

Pangeran                        : Ayahanda ( Bersujud )

Prabu                             : Cepat pergi…! ( Menendang tubuh putranya )



BABAK II

Prabu jayengrana yang sakti mandraguna, dan memiliki ilmu tinggi, beliau telah menendang putranya yang sangat ia sayangi….. sehinnggah tubuhnya terdampar di senuah hutan belantara….


Suara                             : pangeran respatih bangunlah…….. bangunlah……. Bangunlah

Pangeran                        : siapakah kau ? tunjukan rupamu jika sedang berbicara padaku…. ( sambil menoleh-npleh ke penjuru hutan )

Kemudian pangeran bangkit dari pingsannya dan berjalan menembus hutan belantara. Setelah berjalan cukup jauh tiba-tiba pangeran merasakan kehausan …. Tidak lama kemudian pangeran menemukan sungai yang jernih…. Lalu panngeran mencoba berjongkok dan meraup air tersebut dan meminumnya…. Ketika pangeran akan meraup air untuk ke dua kaliinya ia sangat terkejut dan tidak percaya….


Pangeran                        : Kenapa ini …. Apa yang terjadi dengan wajah ku??? Kenapa jadi seperti ini….! ( Sambil Meraba wajahnya ) apakah mungkin air ini yang membuat wajah ku berubah menjadi seeperti ini ???

Suara                             : Kamu telah membuat oranng tuamu kecewa respati….! Maka terimalah dengan lapang dada kutukan yang menimpa dirimu….!!!

Pangeran                        : Tapi…. Tapi aku tidak bermaksud menyakiti mereka…. Aku belum siap untuk menikah, karena belum ada ku temukan calon istri yang cocok untuk di jadikan sebagai pendamping hidupku ( Penyesalan )

Suara                             : Kalau begitu …… cepatlah cari lagi gadis impianmu itu….!

Pangeran                        : Dengan wajahku yang buruk ini,….! Apa masih ada wanita yang mau menerima aku?

Suara                             : justru dengan wajah yang buruk itu, maka kau akan dapat mengetahui dengan mudah ketulusan cinta seorang gadis !

Pangeran                        : Maksud mu………???

Suara                             : selama ini banyak putri-putri cantik yang ingin menjadi istrimu…… hanya karena mereka tau siapa dirimu, ketampannanmu , derajatmu, sebagai seorang putra raja…..

Pangeran                        : sekarang apa yang harus aku lakukan ??

Susara                            : ya…. Sekarang dengan wajahmu yang seperti itu kau akan menemukan gadis impianmu….. suatu hari akan datang seorang putri yang benar-benar mencintaimu apa adanya…..!

Pangeran                        : Benarkah ? dimana putri itu akan ku temukan ???

Suara                             : Berjalanlah kearah utara sesuai dengan arah kemana sekarang sedang menghadap ….!


Pangeran                        : Baiklah……! Aku akan menuruti semua perkataanmu…!

Pangeran respatih seperti gelandangan/pengemis memakai pakaian compang camping, di cemoohkan, di usir dengan kasar namun ia tidak berkecil hati dann menaggapinya dengan hati yang lapang, ia dapat memetik hikmah di balik semua yang telah di alaminya.
Dilain waktu pangeran melihat dua putri raja beserta dayang-dayang yang sedang bermain-main di taman istana dan pangeran diam-diam mendekati putri-putri tersebut  bersikap sebagai seorang pengemis yang akan meminta sedekah.

Pangeran            : kasihanilah hamba, tuan putri……! hamba sangat lapar…. sejak kemarin hamba belum makan….! untuk itu berilah hamba sedikit makanan….. hamba mohon

Dayang 1             : Usir pengemis buruk rupa itu, dari hadapanku…..! aku sangat jijik melihat nya….!

Dayang 2             : ( Terkejut dan menjerit-jerit. berlari-lari sambil memanggil para pengawal istana di ikuti serta para dayang….!) "Usir pengemis bau itu….! wajah pengemis itu sangat mmenakutkan….! (Sambil menutup wajahnya)

Pangeran            :( pangeran respatih menjadi kaget dan takut tidak tahu harus berbuat apa-apa, para pengawal mengelilinginya dengan tombak, pangeran respatih berterus terang mengenai jati diriinya namun pangeran mendapat cemoohan yang mennyakitkan).

Dayang 1             : Cobalah bercermin pengemis buruk rupa! enaksaja kau mengaku-ngaku sebagai seorang putra raja yang terkenal itu….! adakah kau lihat dirimu  apakah sama dengan pangeran respatih yang tampan itu ( tertawa )

pangeran di seret oleh pengawal-pengawal tersebut…. akhirnya pangeran keluar dari taman istana dengan hatii yang kecewa….

Pangeran            : Suatu saat nanti aku pasti akan pulang dan meminta ampun pada orang tua ku,…. tenti jika wajahku telah kembali seperti semula dan telah menemukan gadis impianku….!






BABAK III

Keesokan harinya pangeran meneruskan perjalanan menuju hutan belantara yang merupakan pperbatasan sebuah kerajaan setelah merasa lelah panas dari terik matahari ia pun berteduuhh dii bawah puhon yang rindang untuk beristirahat., pangeran merasa sangat kelaparan tapi makanan tidak ada satupun iya temukan. Tapi walaupun lapar karena terlalu lelah pangeran tertidur juga,… tak lama kemudian pangeran kembali terbangun karena mencium aroma daging bakar ia pun langsung mencari dimana asal aroma daging bakar tersebut.
Tak jauh terlihat para prajurit sedang membakar daging bakar, dengan nejkat pangeran menghampiri para prajuruit untuk meminta sedikit makanan,….

Pengawal I                      : mau apa kau kemari, pengemis busuk…..!!! cepat pergi dari tempat ini!!! Kami tidak tahhan mencium bau busukmu itu….!

Pangeran                        : Hampuni hamba….! Hamba sangat lapar….. Sudikah tuan memberi sedikit makanan pada hamba…?

Pengawal II                     : tidak ada makanan di sini ….! Kau sudah salah alamat… cepat menyingkir jika memang masih ingin hidup….!

Pangeran                        : ( terdiam dan lemah )

Pengawal II                     : cepat menyingkir atau kau…..!! ( mengacungkan tombak pada wajah pangeran )

Putri                               : Tahan…! Mengapa bapak sampai di tempat ini? Apa yang sedang bapak cari?

Pangeran                        : hampuni hamba tuan putri…! Hamba tersesat hamba sangat lapar…..!

Putri                               : Baiklah…. Tunggu sebentar….. " Dayang"  ambilkan makanan untuk bapak ini!


Pangeran                        : ( sangat terharu atas di berikannya makanan, perlakuan yang tak pernah iya dapatkan selama wajahnya mennjadi buruk  seperti sekarrang ini…!! Pangeran pun memakannya, setelah selesai pangeran berpamitan untuk kembali meneruskan perjalanannya…?


Putri                               : " Pengawal " Antarkan bapak ini hingga ke tempat yang aman !

Pangeran                        : tidak perlu tuan putri ..! hamba sudah terbiasa dan tidak pantas rasanya jika hamba di kawal…!

Akhirnya pangeran melanjutkan perjalanan sendiri…  setelah jauh dari tempat putri tersebut. Pangeran bertanya…. Siapa nama putri yang cantik dan baikitu? Dan ia pun kembali ke tempat putri tersebut namun putri beserta pengawalnya  sudah tidak adalagi ….!
Dengan kecewa pangeran meneruskan perjalanannya dan tak berapa lama pangeran pun bertemu dengan penduduk perkampungan….!

Pangeran                        : Maaf tuan ! tidakkah tuan melihat serombongan pengawal dan seorang putri melewati desa ini……?

Penduduk I                     : tidak, saya tidak melihatnya….!!! (ketakutan)

Penduduk II                     : pengemis buruk rupa tak tau malu….! Untuk apa kau menanyakan putri raja dan para pengawal-pengawalnya itu, apa kau mau melamar putri itu…? (sambil tertawa)

Penduduk I                     : rupanya ia berkhayal…!!! Atau mungkin…. Pengemis itu orang gila? Ha… ha
\
Pangeran pun melangkahkan kakinya ketempat yang tenang dan sunyi dengan membawa kepedihan karna perkataan para penduduk tadi… lalu berjalan menempuh hutan belantara, tiba-tiba kembali terdengar suara.

Suara                             : Hai pangeran respatih aku akan membantu mu untuk sembuh dari penyakit ini… carilah sekuntum bunga kecubung yang berwarna merah , lalu berjalanlah menuju arah utra…..!


Pangeran terkejut dari mana asal suara tersebut, pangeran pun bergegas mencari bunga kecubung tersebut, akhirnya setelah lama mencari di sekumpulan bunga, bunga kecubung yang di maksudpun di temukannya.





Pangeran                        : apakah bunga ini yang di maksudkan oleh suara ghaib itu…? Lalu harus ku apakan bunga ini …? ( sambil mengamati bunga ) akhirnya bunga tersebut di simpannya di dalam sakunya lalu melanjutkan kembali perjalannannya ….!


BABAK IV

Keesokan harinya ia melihat sebuah kerajaan yang cukup besar… yang di pimpin oleh prabu suryawangsa.

Pangeran                        : Maaf putri…!!! Apa yang telah terjadi dengan kerajaan ini ?

Dayang                          : tuan putri sedang sakit parah dan tidak ada satu obatpun yang bias menyembuhkannya,…!

Pangeran                        : Lalu bagaimana keadaannya sekarang ?

Dayang                          : karna tidak tau harus bagaimana akhirnya prabu mengadakan sayembara untuk kesembuhan sang putri… badi siapa saja yang bias menyembuhkannya!

Pangeran                        : Apakah benar itu?

Dayang                          : ya…! Dari kerajaan manapun boleh mengikuti sayembara itu… barang siapa yang bisa menyembuhkan sang putri, raja akan memberikan imballan yang tak ternilai, jika perempuan akan di jadikannya saudara, namun jika laki-laki akan di jadikannya suami sang putri…!

Pangeran                        : apakah aku sanggup menyembuhkan penyakit sang putri…? Sedangkan aku bukan tabib ataupun dukun apalagi wajahku seperti ini…?

Suara                             : Mengapa kau tak yakin ? cobalah untuk menyembuhkannya…! Gunakanlah bunga kecubung merah itu untuk mengobati sakit sang putri…!


Pangeran                        : Tapi bagaimana cara menggunakannya?

                                      Sambil menunggu… diapun mengikuti sayembara trsebut dan menghadap raja prabu suryawangsa.

Pangeran                        : Maaf prabu suryawangsa, izinkan hamba untuk mengikuti sayembara ini untuk menyembuhkan sang putri !

Pengawal                        : dasar orang tidak waras ..! appa kau tidak sadar dengan keadaanmu itu!!!


Pangeranpun memasuki barisan untuk mengikuti sayembara tersebut , satu persatu peserta tidakk ada yang berhasil menyembuhkan penyakit sang putri dengan penuh rasa kekecewaan,… dan sang prabu terlihat semakin bingung ,  ia mondar-mandir tak karuan.

Prabu                             : Siapa lagi yang mengikuti sayembara ?

Pengawal                        : Tinggal satu pesertalagi paduka… ta…tapi… dia hanya orang biasa dan wajahnya pun sangat menakutkan paduka…!

Prabu                             : Aku tak peduli….!!! Panggil orang itu…!

Pangeran                        : Sembah hamba paduka…!  ( Menyembbah )

Prabu                             : Sihlakan…!

Pangeran                        : ( Terkejut ) putri…. Kaukan yang menolongku, akhirnya ku menemukan mu.

Suara                             : Masukkan bunnga kecubung merah itu kedalam bak mandi putri…! Dan surruh para dayang unntuk memandikan tuan putri! 

Pangeran                        : Mandikanlah tuan putri ini dengan air bunga ini…!

Prabu                             : Sungguh aneh cara menyembuhkan penyakit putriku … tapi baiklah…! Akuakan meminta dayanggku untuk memandikan putriku…!


Tidak lama kemudian putri telah di mandikan , mereka terkejut dengan sekejab penyakit putri telah hilang karena kegirangan para dayang berteriak-teriak " Putri sudah sembuh…. Putri sudah sembuh…"

Prabu                             : ( sangat terkkejut dan bahagia putrinya telah sembuh ) putriku kau sudah sembuh ! semua ini berkat pertolongan seseorang yang wajahnya …. Wajahnya…. ( sambil memeluk putrinya)

Putri                               : Ananda sudah tau, ayahanda ( sambil melepaskan pelukan )

Prabu                             : benarkah kau tidak menyesal anakku ?

Putrid                             : tidak ayahanda ! ananda tidak akan menyesal sama sekali, siapapun dia ananda ikhlas menjadi istrinya. Wajah nya memang sangat buruk tapi hatinya sangat mulia….!

Suara                             : kini sudah tiba saatnya kutukan yang selama ini ku berikan akan ku cabut kembali ( Gempa )

Akhirnya setelah kejadian itu wajah pangeran kembali seperti semula, saat ia masih menjadi seorang pangeran … putri dan prabu … beserta dayang-dayang sangat terkejut saat melihat wajah yang buruk itu tiba-tiba berubah menjadi seorang pangeran yang tampan. ( pangeran bersujud )

Prabu                             : Baiklah , kini akuakan menepati janjiku pada rakyatku…. Kamu aaku jadikan suami untuk putri ku…..



Setelah perjalanan dan perjuangan sang pangeran , akhirnya pangeran  berhasil menemukan sang putrii yang di dambakannya, dan hidup bersama, bahagia dlm rumah tanga mereka….


…TAMAT…